Kenangan di kota Parapat, kota yang indah

May 30, 2008 at 1:34 pm (Parapat city= Lovely city)

parapat adalah sebuah kota kecil yang terletak di pinggiran danau toba. tepatnya di kabupaten simalungun, sumatera utara. parapat adalah sebuah kota adipura yang dijadikan tempat wisata bagi wisatawan domestik ataupun luar negeri.

parapat adalah pintu masuk strategis ke danau toba. sebenarnya parapat hanyalah sebuah kelurahan kecil, namun karena divonis sebagai daerah wisata, maka jadilah parapat sebagai kota kecil yang aman dan nyaman. disana ada beberapa lokasi pantai yang sering dikunjungi, diantaranya pantai bebas, pantai atsari, pantai tarabunga, pantai pasir putih, pantai ujung/pesanggrahan yang merupakan mantan tempat persinggahan presiden soekarno sewaktu berkunjung kesana.

di parapat terdapat banyak sekali tempat peristirahatan seperti hotel-hotel dari yang skala kecil sampai yang berbintang, serta penginapan-penginapan kecil. karena merupakan tempat wisata, disana ada banyak rumah makan, terutama di jalan lintas besar (Jl. sisingamangaraja). sebenarnya parapat juga mempunyai sebuah terminal bus, namanya terminal sosorsaba parapat. nah, ditempat itulah saya tinggal dulu. anehnya, walau namanya terminal, namun menurut saya lebih cocok disebut perumahan. kenapa? karena setiap hari tempat ini selalu sepi, hanya beberapa bus saja yang hinggap disana. setiap sore saya dan teman2 malah menggunakan tempat ini untuk main bola, bulu tangkis, dll. di kota ini hanya ada 3 SMP dan 1 SMA yang menjadi tempat menimba ilmu anak-anak parapat. karena sma hanya ada satu dan daya tampungnya terbatas, akibatnya tidah sedikit orang parapat yang sekolah keluar seperti ke pematang siantar.

disana ada sebuah mesjid bernama “Mesjid Raya Taqwa Parapat” yang terletak disamping kantor polisi, disamping pintu masuk ke kota parapat. mesjid ini cukup besar dan megah. walaupun perbandingan orang muslim disana tidak seberapa, karena adanya bantuan dari pengusaha di medan (kalau tidak salah RM. Garuda), maka mesjid ini sekarang sudah terlihat indah dan menarik. dibelakang mesjid ini ada sebuah sekolah pengajian “madrasah” yang kelasnya berlangsung setiap sore. saya dan sodara2 saya semuanya tamat dari pengajian tersebut. dan mungkin hampir semua anak muslim parapat mengaji disana setiap sore.

tempat yang paling strategis untuk berkunjung di kota parapat adalah di “pantai ujung” di kelurahan tigaraja, dimana tempat ini selalu ramai oleh pengunjung pada saat liburan. disana disediakan tikar-tikar di atas pasir pantai untuk menikmati keindahan danau toba, ada pula yang menyediakan ban untuk orang2 yg mw berenang, serta ada juga “bebek-bebek” (sebutan untuk sepeda air disana karena bentuk-bentuknya yg menarik menyerupai bebek. kapal-kapal yang akan menyebrang ke samosir (pulau di tengah danau toba) juga banyak tersedia di pantai-pantai di parapat. oh ya, ada sebuah tempat yang menjadi tempat berkumpulnya semua warga parapat jika mengadakan acara-acara penting, mungkin tempat ini sudah menjadi simbol setiap perayaan besar di parapat. dulunya nama yang akrab dikenal masyarakat untuk tempat tersebut adalah “pagoda”, namun sekarang namanya sudah berubah menjadi “open stage”. di tengah lapangan tersebut ada sebuah rumah adat batak yang cukup besar (sekitar 20 x 10 m). open stage tersebut digunakan sebagai tempat acara-acara mesyarakat seperti pesta rakyat danau toba, ulangtahun kemerdekaan, acara adat, sholat idul fitri, kampanye, dll. dan pada hari minggu pagi, biasanya anak-anak parapat dan tigaraja menggunakan tempat ini sebagai tempat olah raga seperti sepak bola (walaupun diatas lapisan aspal).

begitu menarik tinggal dan berkunjung di kota kelahiran saya ini. namun entah kenapa, setelah beberapa tahun terakhir kota parapat terlihat semakin sepi pengunjung. sebenarnya apa yang terjadi?. aku tidak tau pastinya. mungkinkah karena ketidakstabilan yang sedang melanda negeri kita?, ataukah parapat sudah tak bersinar lagi dimata para pengunjungnya?, atau mungkin ada sebuah kesan yang kurang baik yg dibawa para wisatawan sebagai oleh-oleh yg dibawa pulang?

saya pun masih berharap kota parapat dapat ramai oleh pengunjung seperti dulu. perlu adanya pembenahan dan penyadaran kepada masyarakat akan pentingnya menjaga bersama kebersihan dan keindahan danau toba. semoga ada suatu pelajaran yang akan dijadikan dasar untuk berusaha membangun kembali citra kota parapat, kota adipura, kota kecil yang sejuk dan indah oleh danau toba yang bebas dari pencemaran.

Permalink 3 Comments

SMA N 1 Parapat = my luvly skul

May 26, 2008 at 2:28 am (Parapat city= Lovely city)

SMA Negeri 1 girsang sipangan bolon. itulah nama dari satu2nya sekolah menengah atas di parapat city=my lovely city. sekolah disana sungguh menyenangkan. disana ada sekitar 800 siswa dari seluruh kelas, dari kelas 1 sampai kelas 3 (sekarang mungkin pake nama lain : kelas 10, 11, n 12). guru2nya baik2 dan sangat menyenagkan.

SMA ini terletak di salah satu bukit di parapat dekat dengan hotel niagara. di sebelah kanan ada sekolah lain yaitu SMP N 2. pada waktu saya msh skolah disana, jalan (pasar) menuju sekolah ini benar2 rusak parah. tp agaknya sekarang sy dpt kabar jln tersebut sudah diperbaiki. didepan skul ada sebuah kantin yang sering jadi tempat nongkrong anak2 yg suka bolos (cabut). skolahku ini cukup luas, mungkin mencpai 2,5 ha. ada sebuah perpustakaan disana yang buku2nya sudah terbilang kadaluarsa (maaf). jd, biasanya siswa datang ke perpustakaan bukan untuk membaca buku yang ada di situ, tp terkadang membawa buku sendiri ataw hanya sekedar membaca koran.

banyak kenangan bersama teman2 saya dsana. duh, pengen rasanya pulang. benar kata orang, masa2 sma tu memang yang sangat menyenangkan.  dulu waktu msh sma, sy cukup nakal juga. hampir setiap hari terlambat dan mendapat hukuman dr guru. tdk sedikit juga surat peringatan yang sering dilayangkan pada saya atas knakalan sy itu, ma’lum msh sma.

di sma n 1 parapat ini, setiap hari rabu dan sabtu pagi selalu ada renungan suci di lapangan sekolah (untuk yg kristiani=>untuk yg muslim di dlm kelas). di saat itu pula ada kesempatan untuk datang terlambat tanpa hukuman yg jelas.  setiap hari senin ada upacara bendera, dan hari lainnya diisi dengan senam pagi.

walaupun sarana olah raga di sekolah ini masih kurang, yaitu hanya ada lapangan volly dan sepak bola yang kurang terawat, namun anak-anak parapat cukup bisa diandalkan. sewaktu saya masih sekolah disana, ruang komputer baru saja dibuat. namun tidak semua siswa boleh masuk, hanya adik kelas yang punya mata ajaran terkait. kebetulan angkatan saya kurikulumnya beda, jd gk ada pelajaran komputer. kta2nya sih skrang disana udah ada ruang multimedianya, ya ada internetnya juga. lumayan lah sekarang.

udah ah, ntar disambung lg.

Permalink 20 Comments